Search
  • TGSI

Menciptakan Hubungan yang Berkualitas dan Bermakna

By The Golden Space Indonesia

English Version

Manusia adalah makhluk sosial. Sudah sewajarnya jika kita memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain, atau bahkan lebih dalam: menjalin hubungan dengan orang lain. Penelitian yang dilansir Asosiasi Kesehatan Mental Kanada menunjukkan bahwa koneksi sosial dapat mengurangi kecemasan dan depresi, meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi, mengasah keterampilan empati dan menaikkan harga diri, bahkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Hasil penelitian dari Carnegie Mellon University juga mengindikasikan bahwa perasaan terkoneksi dengan orang lain dapat melindungi kita dari penyakit yang diakibatkan stres. Oleh karena itu, menghindari kontak sosial sesungguhnya berisiko terhadap kesehatan kita.


Ironisnya, di era teknologi yang membuat segalanya begitu mudah terkoneksi, justru semakin banyak orang merasa sendirian dan tak terkoneksi. MDLinx, layanan berita untuk para dokter di Amerika, melaporkan bahwa 47% orang Amerika mengalami perasaan kesendirian atau terisolasi, yang mana jumlahnya dua kali lipat lebih besar dari yang tercatat beberapa dekade sebelumnya. Bahkan badan PBB untuk kesehatan dunia, WHO, mengakui bahwa kesepian termasuk salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Mengutip Dr. Robert Waldinger, seorang Profesor Psikiatri Klinis dari Harvard Medical School “Perasaan kesepian dapat membunuh, dampaknya sebesar merokok atau kecanduan alkohol.”


Menurut Psychology Today, ada bagian di otak yang teraktivasi saat bertemu orang lain, yaitu bagian otak “mirip/tidak mirip dengan saya” yang disebut Rostromedial Prefrontal Cortex (RPC). Ketika kita berpikir bahwa orang tersebut seperti diri kita, RPC akan menyala dan kita akan terkoneksi dengan mudah karena kita merasa nyaman dengan orang tersebut atas karakteristiknya yang familiar. Tapi, ada satu bagian di otak yang memiliki dampak lebih besar karena terkait dengan menciptakan koneksi yang dalam yaitu Temporoparietal Junction (TPJ). Bagian otak ini akan teraktivasi saat kita berbagi rahasia terdalam, ketakutan, impian, dan keinginan kita kepada orang lain. Inilah mengapa banyak orang menggemari media sosial dimana kita bisa menceritakan semuanya terkadang tanpa disaring. Perilaku ini merangsang hormon oksitosin yang mampu mendorong kita membangun ikatan dan koneksi yang dalam dengan orang lain.


Berikut delapan tahap yang dapat kita lakukan untuk menciptakan hubungan yang berkualitas dan bermakna:


1. Mantapkan Niat

Pastikan kita membangun niat yang positif dimana kita ingin membangun sebuah koneksi untuk membagikan cinta dan kasih sayang yang tanpa syarat pada mereka.


2. Melakukan Kontak

Mulai hubungi orang yang ingin kita ajak berkomunikasi dan membangun koneksi yang lebih dalam. Inisiatif ini menunjukkan usaha dan niat baik kita untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan mereka.


3. Menawarkan Waktu dan Tempat

Akomodasi interaksi tersebut melalui aktivitas, hiburan, atau obrolan yang membuat kedua pihak merasa nyaman dan aman. Ingat tujuan utamanya adalah untuk mengenali mereka lebih dalam.


4. Mendengarkan Secara Aktif

Dengarkan dengan seksama dan penuh perhatian, tanpa memotong, mengomentari, mendebat, atau menasehati mereka. Jadilah pendengar yang menyemangati mereka untuk terus bercerita dan mencurahkan perasaannya pada kita.


5. Memerhatikan Bahasa Tubuh dan Gestur Anda

Sadarilah bagaimana sikap dan bahasa tubuh kita saat mendengarkan mereka. Duduk dengan tegap tanpa menyilangkan tangan atau menyimpannya di saku celana menunjukkan keterbukaan kita untuk menerima mereka. Simpan ponsel di tempat yang tidak mengganggu jalannya percakapan kita.


6. Melakukan Kontak Mata

Tataplah mata lawan bicara kita karena hal itu dapat mengaktivasi perasaan empati kita dan menunjukkan kesungguhan dan perhatian kita pada mereka.


7. Menggali Lebih Dalam

Tanyakan hal-hal yang ingin kita ketahui lebih dalam tanpa sikap menghakimi, mengatur, atau merendahkan. Pertanyaan ini harus murni datang dari ketertarikan kita untuk memahami mereka lebih jauh.


8. Membuka Diri dan Hati

Terakhir, dan yang sangat penting: bukalah hati dan diri kita dengan menceritakan apa yang kita rasakan dan lalui apa adanya. Keterbukaan diri atas jatuh bangun dan pahit manis kehidupan kita sendiri akan membuat mereka merasa dipercaya dan bahwa mereka tidak sendirian. Pada akhirnya itu pun akan membuat kita merasa didengarkan, dimengerti, diterima, dan tidak sendirian.


Di bulan Februari yang penuh cinta ini, mulailah izinkan diri kita membangun hubungan yang berkualitas dan bermakna, sehingga kita bisa merasakan cinta untuk diri kita sendiri dan membagikan cinta itu pada orang lain.



CREATING DEEP AND MEANINGFUL CONNECTIONS


Human is social being. It is common for us wanting to interact with others, or even deeper: building relationships with others. According to research cited by Canadian Mental Health Association, social connection can lower anxiety and depression, help us regulate our emotions, lead to higher self-esteem and empathy, and improve our immune systems. Another research out of Carnegie Mellon University indicates that feeling connected to others protects us from stress-induced sickness. By neglecting our need to connect, we put our health at risk.


Ironically, in the era where technology allows more effortless interconnectedness, more people feel disconnected and isolated. MDLinx, a news service for physicians, reports that 47% of Americans describe feeling disconnected, solitary, or isolated, double the number affected a few decades ago. Even the World Health Organization has declared loneliness a public health concern. “Loneliness kills. It’s as powerful as smoking or alcoholism.”, said Dr. Robert Waldinger, a Clinical Professor of Psychiatry at Harvard Medical School.


According to Psychology Today, there is a part of the brain that is activated when we meet people, called the "like me/not like me" part of the brain or the Rostromedial Prefrontal Cortex (RPC). When we think people are like us the RPC lights up and we connect easily because we are more comfortable with something that is familiar to us. However, there is another part of our brain that has a bigger impact on us which deals with deep connection called Temporoparietal Junction (TPJ). TPJ is activated when we share with others either deep secrets, our fears, our dreams or our aspirations. This explains why people become addicted to social media where we are sharing transparently and sometimes without filtering. This behavior activates a high level of oxytocin, which is the neurotransmitter that enables us to bond and connect with others deeply.


There are 8 steps to create a deep and meaningful connection:


1. Setting Intention

Make sure you started with positive intention that you want to create a connection to share love and compassion with others unconditionally.


2. Reaching Out

Initiate a conversation and share that you would like to develop a deeper bond with them. This initiative shows your effort and good intention to enhance the quality of your relationship.


3. Offering Time and Place

Create a safe space to accommodate the interaction either through shared activities, entertainment, or conversation where both parties feel comfortable. Keep in mind that you do this to get to know them better.


4. Active Listening

Actually listen to them attentively without interrupting, commenting, debating, or preaching. Instead, encourage them to share more and pour their heart on you.


5. Paying Attention to Your Body and Gesture

Be aware of your body language and gesture when you are listening. Sitting up straight with uncrossed arms or without slipping your hands inside your pocket indicates your openness to embrace them. Put away your phone so it will not distract you from the conversation.


6. Making Eye Contact

Look into their eyes as it will activate your empathy and showcases our undivided attention and how much you’re invested in their sharing.


7. Digging Deeper

Throw more questions to understand them better without being judgmental, pushy, or condescending. The probing questions have to come purely from our genuine interest to get to know them deeper.


8. Being Vulnerable

Last step, and very important: Open your heart and share your own story as you are. Your vulnerability to be seen through your ups and downs in life can make them feel trusted and that they’re not alone. Eventually, it will also make you feel heard, understood, accepted, and not alone.


In the Month of love, let’s start creating deeper and meaningful relationships with others, not only it will allow you to feel the love for yourself but also to give and share the love with others.

0 comments

STAY CONNECTED

Join our mailing list for the latest class and event updates.

  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Twitter

©2020 The Golden Space Indonesia