Search
  • TGSI

Kepentingan Meditasi di Jaman Hidup Modern

By Yodhananta Soewandi

Identity Mentor & Self-Healing Specialist

Meditasi telah menjadi topik yang mulai ngetrend sejak 2015 dan mengalami peningkatan popularitas secara drastis belakangan ini sejak pandemi covid-19. Sesuai data yang ada, meditasi sudah mulai menjadi hal yang normal dan dipahami, terdukung oleh jumlah usaha yoga dan meditasi di Indonesia yang telah buka beberapa tahun belakangan ini. Gaya hidup modern yang penuh dengan ekspektasi, target dan tekanan, tidak heran orang aktif mencari cara untuk meningkatkan ketenangan dan menghilangkan stres.

Statistik meditasi keren untuk menenangkan Anda:

1. Diperkirakan 200-500 juta orang sedunia suka meditasi. (The Good Body)

2. Bermeditasi secara rutin selama 4 hari saja cukup untuk meningkatkan rentang perhatian. (Science Direct)

3. Di Amerika Serikat di tahun 2017 jumlah anak yang meditasi 10 kali lebih banyak dibandingkan di tahun 2012. (National Center for Health Statistics)

4. Di tahun 2018 52% perusahaan di Amerika Serikat menyediakan program meditasi kepada karyawannya dalam bentuk kelas Mindfulness atau kelas pelatihan pengembangan kompetensi. (National Business Goup on Health)

Manfaat ini sudah di alami oleh mayoritas orang yang sudah mencoba, tetapi sesungguhnya meditasi memiliki keuntungan yang lebih dahsyat lagi. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa meditasi bisa membantu mengurangi tekanan darah tinggi, mengatasi depresi, meningkatkan sistim imun tubuh dan manfaat luar biasa lainnya.

Hasil penelitian mendunia yang wajib diketahui:

1. Depresi bisa dikurangi melalui aksi duduk dan bermeditasi. (John Hopkins Medical Institute)

2. Penelitian sistematis dan pengumpulan data memberikan indikasi bahwa meditasi memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan respons imun. (Harvard Medical School)

3. Setelah meditasi selama 6-9 bulan, 65% orang yang rentan terhadap kegelisahan dapat mengurangi tingkat kegelisahan dan mengelolanya. (Project-Meditation)

4. Meditasi bisa membantu dalam mengurangi jangka waktu bangun untuk penderita insomnia sebesar 50%. (National Center for Biotechnology Information)

Ketenangan yang dicari oleh banyak orang jaman sekarang akibat dari tingkat stres tinggi kehidupan modern. Gaya hidup yang mengancam ketenangan ini dengan kecemasan, kegelisahan dan rasa takut. Semua ini mengakibatkan ketegangan di dalam tubuh yang merubah tubuh menjadi rentan terhadap penyakit. Sejak kecil kita diajarkan cara berkomunikasi, cara belajar, cara menangani uang dan lain sebagainya; tetapi tidak diajarkan cara bagaimana mengelola pikiran dan perasaan kita. Ungkapan atau nasihat yang sering didengar oleh banyak orang pada saat kita sedang mengalami stres atau gangguan pikiran atau perasaan adalah “lebih baik diikhlaskan”. Walaupun frasa ini benar, tidak begitu mudah untuk melakukannya karena kekurangan penjelasan caranya. Sering kali segala kekawatiran dan ketegangan di dalam hidup yang kita sedang hadapi kita serahkan proses ini kepada waktu untuk menyembuhkan. Tetapi sebenarnya ada cara yang lebih singkat dan efektif yaitu meditasi.

Untuk mendapatkan keheningan di dalam kepala dan hati kembali, segala pikiran dan perasaan yang mengganggu ketenangan tersebut perlu di “iklhaskan” yang secara sederhana bisa dijabarkan seperti dibawah ini:

1. Menyadari: Mayoritas pikiran dan perasaan negatif yang membuat kita tidak nyaman beroperasi di bawah alam kesadaran karena keinginan kita untuk “melupakan atau mengabaikan” hal-hal seperti ini. Maka penting untuk mengidentifikasi gangguan terlebih dahulu. It is ok not to be ok. Ini adalah bagian dari perjalanan hidup.

2. Menanggapi: Apapun itu pikiran dan perasaannya, wajib kita tanggapi sebagai pikiran dan perasaan sendiri. Dengan kita menyangkalnya, itu hanya akan mendorongnya lebih dalam lagi ke dalam lubuk hati dan pikiranmu. Pada saat kita mengambil tanggung jawab atas pikiran dan perasaannya akan mudah untuk membebaskan diri darinya.

3. Merenungi: Segala pikiran dan perasaan ini pasti ada penyebabnya: perkataan yang menyinggung, kenangan yang pahit atau situasi yang tidak enak. Tahap ini mengundang kita untuk memaafkan dan melihat hikmahnya karena segala pengalaman memiliki pelajaran dan telah membantu kita menjadi diri kita yang lebih baik.

4. Menyatakan: Terdorong dengan keinginan untuk menjalani hidup sebagai orang yang lebih baik, tenang kembali dan penuh dengan kasih, katakan kepada diri sendiri niat untuk melepaskan segala pikiran dan perasaan negatif (yang mengganggu kedamaian diri sendiri).

5. Mengikhlaskan: Membangun rasa terima kasih atas pelajaran yang telah didapatkan dari segala pikiran dan perasaan ini dan lepaskan beserta membawa perhatian kepada sisi positifnya.

Meditasi bisa membawa berbagai manfaat yang luar biasa kepada kita karena membantu mengalihkan perhatian kita kepada dunia internal dan segala hal yang sedang berjalan di dalam diri kita sendiri. Kondisi ini mempermudah untuk menjalankan proses pengikhlasan pikiran dan perasaan yang telah membuat diri kita tegang, tidak nyaman dan stres. Tetapi manfaat ini sesuatu yang tidak bisa dicapai secara instan dan membutuhkan proses yang bisa dipercepat melalui meditasi yang dilakukan secara rutin. Tetapi jangan takut karena dari hari ke hari lebih banyak orang telah menerapkan meditasi sebagai rutinitas, maka siapa saja bisa.

Fakta-fakta untuk menguatkan Anda:

1. 14% orang di Amerika Serikat pernah mencoba meditasi. (The Good Body)

2. Meditasi bisa meningkatkan kinerja karyawan sebanyak 120%. (Project-Meditation)

3. Di Amerika Serikat 30% pasien penderita penyakit tulang punggung telah mengalami kemajuan menggunakan meditasi dibandingkan dengan pasien yang hanya minum obat. (The Good Body)

“Apabila kamu duduk dan mengamati, kamu akan menyadari betapa gelisah pikiranmu sebenarnya…apabila kamu mencoba untuk menenangkannya, kondisi akan memburuk, tetapi setelah sekian lama akan tenang dengan sendirinya, dan pada saat itu terjadi, akan ada peluang untuk mendengarkan hal-hal lain yang sulit disadari – pada saat itulah intuisimu mulai mekar dan kamu mulai melihat semuanya lebih jelas dan lebih di saat ini. Pikiranmu dengan sendirinya menjadi lebih pelan dan dirimu melihat betapa luar biasa segalanya di saat itu. Wawasan pandanganmu lebih besar dari sebelumnya. Meditasi adalah sebuah seni, kamu harus melatihnya.” (Steve Jobs, 2015)

Meditasi sudah bukan sebuah ibadah untuk orang-orang tertentu atau terikat dengan aliran tertentu, tetapi alat untuk membebaskan diri dari hal-hal negatif dan untuk mewujudkan hidup yang lebih baik di kehidupan masa modern ini. Jadi semua bisa meditasiSeperti ngegym, membangun kebiasan dan rutinitas meditasi membutuhkan komitmen; seperti dorongan yang diberikan oleh seorang Personal Trainer (PT) di gym favoritmu, The Golden Space membersembahkan program meditasi bersertifikat berjudul ABC Meditation yang dirancang untuk membantu memecahkan mitos-mitos meditasi, menyajikan sains dari meditasi dan mengembangkan kebiasan dan rutinitas meditasi untuk hidup yang lebih baik, positif dan tenang.

Referensi:

http://www.thegoodbody.com

http://www.diturbmenot.com

http://www.project-meditation.org

http://www.sciencedirect.com

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/

https://www.cdc.gov/nchs/index.htm

https://hub.jhu.edu/2014/01/08/meditate-to-reduce-depression/

https://www.forbes.com/sites/alicegwalton/2016/09/06/new-clues-into-how-meditation-can-boost-the-immune-system/#5f6b14dc3698


Unlimited Membership

STAY CONNECTED

Join our mailing list for the latest class and event updates.

CONTACT US
+62 215 794 3729
+62 812 9338 3162 (WA)
tgsi@thegoldenspaceindonesia.com
or you can fill out this form

  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Twitter

©2020 The Golden Space Indonesia