Search
  • TGSI

Ekspresikan Keunikan Dirimu dan Biarkan Jiwamu Bersinar

Oleh The Golden Space Indonesia

Ungkapan “Be yourself” atau “Jadilah dirimu sendiri” sepertinya sudah sangat familiar dan, bagi beberapa orang, mungkin sudah menjelma menjadi kata-kata yang klise. Saya bahkan pernah membaca frase tersebut dirangkai dalam sebuah kalimat satir “Be yourself, just like everyone else.” atau “Jadilah dirimu sendiri, seperti orang lainnya”, seolah-olah menjadi diri sendiri adalah sebuah hal yang tidak pantas dibanggakan karena toh semua orang pun melakukannya. Betulkah makna dari “Be yourself” segenerik dan seklise itu?


Saya melihat kembali perjalanan pribadi saya dalam proses menjadi diri sendiri. Tentu saja saya tidak serta merta menjadi diri sendiri dalam semalam. Jika digali lagi, justru sejak kecil tanpa saya sadari saya lebih memilih untuk menjadi orang lain, dengan mengikuti apa yang menjadi standar generik kebanyakan orang. Saya takut menjadi berbeda karena ketika berbeda, biasanya dianggap aneh, dikucilkan, atau bahkan di-bully alias mengalami perundungan. Ketakutan ini juga dipupuk melalui budaya penyeragaman yang tidak hanya berlaku pada seragam sekolah, tetapi kepada bagaimana pribadi kita dituntut untuk melakukan penyeragaman dengan struktur norma dan budaya masyarakat yang enggan merayakan keberagaman (walaupun semboyan negara kita adalah Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu juga). Saya merasa terperangkap dalam ekspektasi untuk mengikuti standar sosial yang sudah ada untuk menjadi seragam dan meniandakan individualitas saya. Ini membuat saya tidak bahagia karena saat saya tidak berani menjadi diri sendiri, saya tidak dapat mengekspresikan seluruh potensi yang hadir di dalam setiap keunikan dan kekhasan diri saya. Hingga akhirnya saya mulai belajar meditasi dan menyadari bahwa diri saya berharga apa adanya. Kini, saya mengizinkan diri untuk mengekspresikan jiwa saya yang sesungguhnya.


Perjalanan penerimaan diri hingga berani untuk menjadi diri sendiri lewat meditasi membawa saya bertemu dengan Cindy Dwianjani, Creative Director dari Rollover Reaction, sebuah perusahaan kosmetik lokal premium yang dibangun untuk menginspirasi, merayakan keberagaman individu di Nusantara, dan menyebarkan filosofi kecantikan yang unik melalui produk-produk yang inovatif, etis, praktis dan efektif. Cindy bercerita bahwa Rollover Reaction berkomitmen untuk mengubah stigma bahwa kita tidak perlu menggunakan kosmetik untuk menjadi “cantik”. Mereka percaya bahwa kosmetik hadir bukan untuk mengubah penampilan agar memenuhi standar kecantikan tertentu, tetapi untuk menonjolkan kecantikan yang sesungguhnya sudah ada pada diri kita. Rollover Reaction mengkampanyekan bahwa fondasi awal untuk dapat terlihat cantik dan menarik secara alami justru dimulai dengan menumbuhkan dan merawat inner beauty atau kecantikan jiwa di dalam diri, sehingga kita bisa menerima dan mencintai diri sendiri dengan segala keunikannya.


Sebagai Creative Director dari Rollover Reaction, Cindy menampilkan model dari berbagai macam suku dengan warna kulit beragam, bahkan menggunakan model laki-laki untuk mengkampanyekan pesan bahwa setiap orang bisa menjadi cantik atau tampan dengan cara mereka sendiri, baik itu laki-laki ataupun perempuan. Hal yang paling penting adalah kita merasa cantik, bukan hanya terlihat cantik. Saat kita merasa nyaman menjadi diri sendiri, maka kita akan dapat mengekspresikan segala potensi dan kelebihan unik kita agar menjadi jiwa yang bersinar dengan terang dan bisa menginspirasi orang lain untuk menjadi diri mereka yang sesungguhnya. Saat kita semua menjadi diri yang unik dengan keberagamannya masing-masing, maka kita akan bisa saling melengkapi dan semoga bisa menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik. Saya akhiri dengan penggalan puisi dari Amanda Gorman yang disampaikan pada inaugurasi Presiden Amerika Serika, Joe Biden:


We will rebuild, reconcile and recover. And every known nook of our nation and every corner called our country, our people diverse and beautiful will emerge, battered and beautiful.
(The Hill We Climb, 2021)

Mempertimbangkan kesatuan misi antara The Golden Space Indonesia dan Rollover Reaction, maka kami berkolaborasi untuk mempersembahkan sebuah sesi meditasi untuk membantu kita semua mewujudkan diri kita yang asli kepada hati dan jiwa kita masing-masing.

We deserve to be who want to be.


0 comments

STAY CONNECTED

Join our mailing list for the latest class and event updates.

  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Twitter

©2020 The Golden Space Indonesia