Search
  • TGSI

5 Langkah Mudah Mencintai Diri Sendiri

Oleh The Golden Space Indonesia

Satu dekade lalu, konsep self-love atau mencintai diri sendiri adalah sebuah konsep yang asing dan dianggap sebagai sesuatu yang egois atau bahkan narsis. Secara umum, budaya ketimuran selalu menekankan pentingnya membahagiakan orang lain yang kita cintai dibandingkan memberikan kebahagiaan kepada diri sendiri. Namun tanpa disadari, saat kita mengorbankan kebahagiaan demi membahagiakan orang yang kita cintai, kita pun akan mengharapkan cinta dari mereka. Pertanyaannya: Apakah mereka selalu bisa memberikan cinta dan kebahagiaan sesuai dengan harapan kita? Jika jawabannya ya, Anda bisa berhenti membaca disini. Jika tidak, silakan lanjutkan membaca dan siapkan diri Anda untuk menemukan cinta dan kebahagiaan yang sesungguhnya.


Saya akan memulai refleksi tentang self-love dengan sebuah analogi. Bisakah Anda mengajari seorang anak membaca dengan lancar, jika Anda sendiri buta huruf? Secara logis, tentu saja tidak. Demikian halnya dengan cinta. Anda baru bisa memberikan cinta yang tulus kepada orang lain, jika Anda sudah bisa memberikan cinta yang tulus kepada diri sendiri. Oleh karena itu, self-love bukanlah sebuah konsep yang egois atau narsis, karena dengan mencintai diri sendiri maka kita akan bisa dengan mudah memberikan cinta kepada orang lain dengan tulus, tanpa syarat. Itulah cinta yang sesungguhnya, dimana kita bisa bahagia dan orang lain pun dapat merasakan kebahagiaan mereka melalui cinta tanpa syarat yang kita berikan. It’s a win-win!


Berikut 5 (lima) langkah mudah untuk mencintai diri sendiri:


1. Mengizinkan diri untuk merasakan semua emosi.

It’s OK not to be OK. Kita HARUS mempersilakan diri kita merasakan semua perasaan yang tidak enak, entah itu rasa malu, bersalah, sedih, takut, marah, kecewa, dsb. Yakinlah bahwa semua perasaan kita valid. Kita harus mulai menghormati diri kita dengan mengakui segala jenis emosi yang muncul sebagai bagian dari proses kita bertumbuh. Jika sedih menangislah, jika marah ekspresikanlah. Mengizinkan diri kita merasakan semua emosi negatif merupakan bentuk pengakuan kita dan identifikasi terhadap masalah yang sedang kita hadapi sehingga kita memahami masalah apa yang harus kita selesaikan.


2. Memaafkan diri sendiri.

Semua orang pernah melakukan kesalahan atau kegagalan. Hal yang terpenting dari kesalahan adalah mengambil pelajarannya agar kita bisa melakukan yang lebih baik. Kesalahan membuat kita belajar dan tumbuh. Setelah mengizinkan diri kita merasa bersalah, maafkanlah diri kita dan temukan hikmah dari kesalahan tersebut.


3. Menerima diri apa adanya.

Kita tidak bisa memutarbalikkan waktu. Segala penyesalan yang sudah pernah kita lakukan atau yang sudah pernah terjadi kepada diri kita sudah berlalu. Terima diri apa adanya dan jadikan masa lalu sebagai bagian dari hidup yang membantu kita tumbuh, belajar, dan menemukan kebijaksanaan.


4. Mencintai diri.

Kita diberikan kehidupan oleh Sang Pencipta atau Semesta karena kita dicintai. Hargai dan hormati cinta yang diberikan Tuhan atau Semesta dengan menjaga, merawat, dan menyayangi diri kita. Yakinlah bahwa kita layak dicintai. Berikan cinta itu pada diri sendiri terlebih dahulu.


5. Berterima kasih kepada diri sendiri.

Akui sebesar dan sekeras apa perjuangan kita untuk terus menjalani hidup. Apresiasi diri sendiri dan berterimakasihlah pada diri sendiri yang sudah begitu kuat dan tak pernah menyerah dalam menjalani tantangan hidup.

The Power of Self Love

0 comments

STAY CONNECTED

Join our mailing list for the latest class and event updates.

  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Twitter

©2020 The Golden Space Indonesia